Berita

Berita Thumbnail
Rabu, 05 November 2025

Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Ekonomi: Dr. Fitri Damayanti, S.E., M.SI

Pada hari Selasa, 16 September 2025, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti menggelar Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Ekonomi dengan konsentrasi Akuntansi di Kampus A, gedung Hendriawan Sie (S), lantai 8. Dalam acara tersebut, Dr. Fitri Damayanti, S.E., M.Si dinyatakan lulus sebagai doktor dengan predikat “Sangat Memuaskan”, lulusan ke-182 dari program doktoral konsentrasi Akuntasi.

Disertasi yang berjudul “Pengaruh Transformasi Digital dan Kekuatan Pasar terhadap Penghindaran Pajak dengan Pengendalian Internal sebagai Pemoderasi ” mengkaji bagaimana transformasi digital dan kekuatan pasar memengaruhi tingkat penghindaran pajak perusahaan, serta sejauh mana pengendalian internal berperan dalam memperkuat atau memperlemah hubungan tersebut. Penelitian ini memberikan kebaruan dalam pengukuran variabel transformasi digital dengan menambahkan 3 dimensi dan 46 indikator baru.

Sidang ini dipimpin oleh Ketua Sidang, Prof. Dr. Yolanda Masnita Siagian, MM., CIRR., CMA, CPMA (Asia), didampingi Ketua Konsentrasi Program Doktor Ilmu Ekonomi Konsentrasi Akuntansi yaitu Prof. Dr. Etty Murwaningsari, Ak., MM., CA, dengan Promotor Prof Dr. Khomsiyah, Ak., CA., FCMA., CGMA., CRIB dan co-promotor Prof. Dr. Titik Aryati, Ak., M.Si., CA. Tim penguji terdiri dari Dr. Susi Dwi Mulyani, Ak.,MM.,CA; Dr. Vinola Herawaty, Ak., M.Si., CA dengan Penguji Luar Prof. Dr. John Hutagaol, S.E., Ak., M.Acc., M.Ec (Hons)., CA.

Novelty Penelitian ini melakukan pengembangan dengan menambahkan 3 (tiga) dimensi baru dalam variabel transformasi digital pada penelitian sebelumnya Chen et al., (2024), yaitu model bisnis, bisnis digital, dan keberlanjutan. Ketiga dimensi ini merepresentasikan pendekatan yang lebih holistik terhadap transformasi digitalisasi perusahaan, yang tidak hanya berfokus pada aspek teknologi digital saja, tetapi juga pada inovasi strategi bisnis,  bisnis digital, dan integrasi nilai-nilai keberlanjutan. Pendekatan ini memberikan kontribusi baru dalam memahami peran transformasi digital terhadap penghindaran pajak di era ekonomi digital.

Hasil Penelitian  ini menujukkan bahwa transformasi digital memiliki peran penting dalam menurunkan kecenderungan perusahaan dalam melakukan penghindaran pajak, terutama dalam konteks perusahaan Indonesia yang sedang menuju ke era digital dengan dorongan dari otoritas pajak melalui program digitalisasi pelaporan perpajakannya. Kekuatan pasar berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan yang mampu menguasai pasar cenderung memiliki insentif dan kemampuan yang lebih besar untuk meminimalkan beban pajaknya melalui strategi perencanaan pajak yang agresif. Pengendalian internal tidak mampu memperkuat pengaruh negatif transformasi digital terhadap penghindaran pajak. Hal ini menunjukkan bahwa pengendalian internal belum sepenuhnya memanfaatkan potensi teknologi baru dalam mengintegrasikan alat analitik data untuk mendeteksi atau mencegah penghindaran pajak. Temuan semakin diperkaya melalui pengujian ekspansi dimensi pada variabel transformasi digital, yaitu model bisnis, bisnis digital, dan keberlanjutan terbukti memberikan pengaruh negatif terhadap penghindaran pajak. Mengembangkan model bisnis digital sangat penting bagi organisasi karena transformasi digital melibatkan masalah bisnis dan teknologi dan secara signifikan dapat menambah nilai bisnis. Transformasi digital memungkinkan perusahaan untuk membentuk ulang model bisnis tradisional menjadi platform-driven, data-centric, dan customer-integrated. Model ini umumnya mencakup: Otomatisasi proses akuntansi dan pelaporan keuangan. Integrasi sistem ERP dengan modul perpajakan dan pelacakan transaksi. Pemanfaatan teknologi seperti AI, blockchain, dan cloud computing dalam manajemen risiko pajak dan kepatuhan. Model bisnis digital semacam ini meningkatkan transparansi dan jejak audit, sehingga ruang untuk melakukan penghindaran pajak secara agresif menjadi lebih sempit.

Dengan pencapaian ini, Dr. Fitri Damayanti diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk memberikan pemahaman bahwa digitalisasi sebaiknya tidak dipandang sebatas otomatisasi sistem, dan transformasi digital bukan sekadar tren teknologi, melainkan strategi yang mampu meningkatkan kepatuhan fiskal dan tata kelola perusahaan. Perlu dikembangkan dalam konteks strategis melalui: (1) inovasi model bisnis digital yang mendukung transparansi dan efisiensi; (2) integrasi teknologi informasi dalam pelaporan dan kepatuhan fiskal; dan (3) penguatan komitmen keberlanjutan perusahaan sebagai bagian dari reputasi dan tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab.

 

Floatin Button
Floatin Button